Posisi Tidur Ibu Hamil Muda yang Baik dan Benar

posisi-tidur-ibu-hamil-muda-baikPada awal kehamilan calon ibu sebenarnya bisa tidur dengan posisi apa saja. Yang penting calon ibu merasakan kenyamanan dengan posisi tersebut. Posisi tidur ibu hamil memang boleh menggunakan posisi apa saja namun terkadang calon ibu akan merasakan hal cemas ketika kehamilannya memasuki trimester yang kedua. Namun seharusnya calon ibu tidak perlu merasa cemas karena janin yang terdapat di dalam perut tidak akan merasa kurang nyaman.

Jika Anda merasakan cemas dengan posisi tidur Anda, ada beberapa cara posisi tidur yang baik untuk ibu hamil yang dapat memberikan kenyamanan untuk calon ibu maupun buah hati. Sebab, janin tersebut keberadaannya akan mengapung di dalam cairan ketuban dan memiliki ruang yang dapat membuat janin bergerak bebas meskipun ibu hamil juga harus berhati-hati.

Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu saat Hamil Muda

Faktanya, calon ibu masih merasakan kebingungan dengan posisi tidur ibu hamil muda tersebut. Malam hari merupakan cara yang efektif untuk beristirahat terutama untuk ibu yang sedang hamil. Manfaat tidur malam bagi ibu hamil adalah untuk pembentukan kekebalan tubuh. Waktu tidur malam yang bagus yaitu 7-9 jam sehari mampu membentuk kekebalan serta menjaga kestabilan tekanan darahnya. Menjaga kestabilan tekanan darah bagi ibu hamil itu penting karena apabila tekanan darah ibu hamil tersebut rendah, ibu hamil bisa mengalami pingsan.

Sebaiknya, ibu hamil muda mengetahui informasi posisi tidur yang baik untuk ibu hamil muda ini. Di bawah ini akan dijelaskan posisi apa dan bagaimana yang cocok untuk ibu hamil muda agar merasakan kenyamanan saat beristirahat serta sang bayi memiliki rongga yang bergerak lebih luas.

Beberapa posisi tidur yang baik buat ibu hamil diantaranya:

 Posisi tidur telentang

Posisi tidur dengan telentang ini sangat dianjurkan bagi ibu yang sedang hamil. Namun jika usia kehamilan Anda sudah memasuki 16 minggu, posisi tidur telentang tidak dianjurkan lagi. Posisi telentang tersebut akan meletakkan semua bagian rahim ke belakang, usus dan vena besar sehingga tidak baik.

Tidur dengan posisi telentang juga akan menimbulkan risiko terkena sakit pinggang, wasir gangguan pernafasan serta pencernaan. Posisi tidur telentang untuk usia kehamilan trimester dua maupun ketiga akan mempengaruhi tekanan darah. Artinya, tekanan darah ibu hamil akan mengalami penurunan dan ibu hamil akan merasakan pusing. Nah, kesimpulannya posisi tidur telentang sangat dianjurkan untuk ibu hamil yang usia kehamilannya sudah berusia 16 minggu.

 Posisi ibu hamil tengkurap

Jika Anda terbiasa dengan posisi tidur tengkurap, sebaiknya kebiasaan tersebut dihilangkan. Posisi ini untuk ibu hamil muda aman saja namun sebaiknya jangan dilakukan. Posisi tengkurap bukanlah posisi yang aman untuk ibu hamil yang usia kehamilannya sudah trimester terakhir. Sebab Anda akan terganggu dengan perut Anda yang besar, payudara dan tingkat sensitif yang tinggi membuat Anda tidak akan merasakan nyaman tidur pada posisi ini.

 Posisi tidur miring

Memang belum ada penelitian yang menyatakan bahwa posisi tidur miring sangat baik untuk ibu hamil, namun kebanyakan dokter menganjurkan bagi ibu hamil untuk tidur dengan posisi miring ke sebelah kiri. Alasannya karena bayi dapat menerima nutrisi ke plasenta sebab aliran darahnya lancar, dapat melancarkan kerja ginjal dalam membuang zat sampah yang terdapat pada ibu hamil.

Nah, itulah beberapa penjelasan tentang posisi tidur ibu hamil yang sudah trimester yang disarankan oleh dokter kandungan. Semoga pengetahuan ini dapat membantu Anda.

Keputihan dan Pantangan, Ciri Ciri Tanda saat Ibu Hamil Muda

tanda-ciri-ciri-ibu-hamil-mudaPada kesempatan berikut ini akan membahas mengenai hamil muda. Mulai dari tanda-tanda atau ciri-ciri kehamilan sampai pantangannya akan dibahas berikut ini. Kehamilan merupakan hal alami yang dialami oleh kaum wanita.

Kehamilan sendiri merupakan hal yang paling ditunggu oleh pasangan yang sudah menikah. Setelah menikah, banyak cara yang dilakukan agar dapat segera hamil dan memiliki keturunan. Mulai dari menerapkan pola hidup sehat, konsumsi makanan pendukung dan juga melakukan hubungan intim yang lebih berkualitas. Semua hal tersebut dilakukan agar dapat segera hamil dan memiliki momongan.

Ciri Ciri dan Tanda Hamil Muda

Jika Anda sudah melakukan berbagai upaya, maka Anda juga harus peka terhadap ciri-ciri hamil muda. Beberapa ciri atau tanda kehamilan dapat dirasakan dengan jelas, contohnya saja seperti payudara yang menjadi lebih sensitif. Bagi ibu yang sedang hamil minggu pertama biasanya akan mengalami pembengkakan payudara.

Payudara akan terasa lebih besar dan lebih berat, ketika tersentuh akan terasa nyeri. Hal ini tentu dapat dirasakan secara jelas, karena akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Selain payudara yang lebih sensitif, masih banyak lagi ciri-ciri atau tanda kehamilan Minggu pertama yang dapat Anda kenali.

Tanda hamil muda lainnya antara lain yaitu nafas yang terasa lebih pendek, mudah lelah, sering sakit kepala, mual dan muntah serta suasana hati yang mudah berubah. Tidak hanya itu saja, ibu yang sedang hamil usia muda akan memiliki indera penciuman yang lebih sensitif dan sering mengalami kram perut.

Hal-hal tersebut merupakan hal alami yang terjadi akibat proses-proses yang terjadi pada tubuh. Terutama akibat perubahan hormon yang semakin meningkat di dalam tubuh. Jika Anda telah mengalami beberapa tanda kehamilan tersebut, segera cek kondisi Anda untuk memastikannya.

Memastikan kehamilan memang sangat penting untuk Anda lakukan, terutama jika itu adalah kehamilan pertama Anda. Karena Anda belum memiliki pengalaman hamil, risiko terjadi hal-hal menjadi lebih besar.

Keputihan dan Pantangan Saat Ibu Hamil Muda

Untuk itu sangat penting mengetahui bahwa Anda sedang hamil untuk meningkatkan kewaspadaan Anda. Jika Anda tidak mengetahui kondisi kehamilan Anda, janin yang baru berusia dini tersebut rentan mengalami keguguran. Kenali juga pantangan dan hal-hal yang patut untuk diwaspadai, contohnya saja keputihan. Keputihan saat hamil muda sebenarnya wajar terjadi jika keluarnya normal, berbeda lagi jika keputihan tersebut tidak normal.

Yang dimaksud dengan keputihan yang tidak normal adalah keputihan yang keluar dalam jumlah banyak. Keputihan tersebut juga memiliki warna yang sangat pekat, dapat berwarna putih susu, kuning bahkan hijau. Tidak hanya itu saja, keputihan yang tidak normal juga memiliki bau yang sangat menyengat. Jika ibu hamil mengalami keputihan yang tidak normal ini maka sangat berisiko mengalami beberapa hal buruk. Antara lain yaitu kelahiran prematur, ketuban pecah dan janin memiliki berat badan rendah. Dalam hal ini, ibu hamil perlu menghindari pantangan ibu hamil muda.

Hindari pantangan yang dapat menyebabkan keputihan atau menyebabkan janin Anda tumbuh dengan tidak sehat. Beberapa pantangan yang harus Anda hindari yaitu mengonsumsi makanan mentah, makanan cepat saji, minuman berkafein dan lain sebagainya.

Makanan-makanan dan minuman yang kurang sehat memang sebaiknya dihindari demi tumbuh kembang janin di dalam rahim. Jangan sampai makanan yang Anda konsumsi memberikan pengaruh buruk terhadap janin yang Anda kandung. Selain menghindari pantangan-pantangannya, terapkan juga pola hidup sehat dan lakukan konsultasi dengan dokter kandungan. Hamil muda merupakan kondisi yang sangat rawan terjadinya keguguran atau risiko buruk lainnya.